KARBON (CARBONIUM) – (1)

November 24th, 2016

 intan

Berat atom: 12,010

Di mana terdapatnya karbon?

Karbon terdapat dalam keadaan bebas sebagai intan dan sebagai grafit (misalnya batu pinsil). Juga terdapat dalam arang fosil (batu bara) dalam keadaan yang tidak murni. Selanjutnya karbon terdapat dalam bentuk senyawa sebagai karbondioksida di udara; dan yang terlarut dalam berbagai air mineral; terikat dengan hidrogen dalam minyak tanah; sebagai karbonat-karbonat terdapat dalam tanah, misalnya batu kapur (CaCO3) dan dolomit (CaCO3.MgCO3). Karbon merupakan bagian terutama dari segala zat yang berasal dari hewan atau tumbuh-tumbuhan.

Jenis-jenis karbon

Intan dan grafit keduanya adalah karbon dalam keadaan hablur. Sifat kedua alotrop ini sangat berbeda; perbedaan yang sangat besar antara kedua jenis ini berdasarkan perbedaan dalam susunan dan letak atom-atom satu sama lain di dalam hablur.

Intan

Intan adalah zat yang terkuat membiaskan cahaya dan merupakan mineral yang paling keras. Oleh karena itu, selain digunakan sebagai batu perhiasan, intan digunakan juga untuk memotong kaca atau dipakai pada mesin-mesin bor, untuk membor (membuat tembusan dalam tanah; membuat lubang-lubang dalam batu untuk menempatkan bahan-bahan ledak), pada gergaji-gergaji intan, dan untuk menarik benang-kawat (industri lampu listrik berkawat pijar; untuk ini digunakan intan-intan yang dilubangi dengan cara membor atau membakar, agar dengan demikian dapat ditarik benang-kawat menurut ukuran yang dikehendaki).

Intan terdapat banyak di Afrika Selatan. Yang terdapat dalam tanah disebut blue grounds, yaitu endapan mineral berbentuk silinder yang sangat dalam di bawah tanah atau juga pada dasar-dasar sungai, tempat intan-intan ini terdampar, karena blue grounds dihanyutkan air hujan. Cara mencarinya adalah sebagai berikut: batu-batu tersebut lebih dulu dihancurkan sampai halus, lalu dibersihkan dengan banyak air, sehingga pada akhirnya hanya tertinggal batu-batu yang keras saja. Ini disaring dengan berbagai-bagai cara lagi dan akhirnya intan-intannya dipilih. Kongo, Pantai Emas (Gold Coast) di Afrika Tengah juga menghasilkan intan.

Berat intan dinyatakan dengan karat (1 karat = ± 0,2 gram). Intan-intan 5 karat (1 gram) atau lebih sangat jarang terdapat. Intan yang kecil sekali dan serbuk intan dipakai sebagai bahan asah dan dinamakan boort.

                Moissan telah berhasil untuk membuat intan. Untuk itu dilarutkan karbon biasa dalam besi cair pada suhu yang sangat tinggi; ini dilakukan dalam tanur listrik (suhu: 30000 C – 36000 C) yang didapatnya sendiri. Kemudian besi cair itu dilemparkan dengan sekonyong-konyong ke dalam timbal cair, sehingga di sekeliling besi itu terbentuk kulit yang keras. Karena setelah itu isinya menjadi dingin dengan perlahan-lahan dan karena besi itu mengembang jika menjadi padat lagi, maka di dalam besi yang masih cair itu terjadi tekanan yang sangat tinggi. Dalam keadaan ini karbon menghablur untuk sebagian menjadi intan-intan yang amat kecil. Akan tetapi ukuran-ukurannya itu masih lebih kurang dari 0,5 mm. Hingga kini orang belum juga berhasil untuk membuat intan-intan yang lebih besar menggunakan cara ini.

(bersambung)



Most visitors also read :



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *